0
Dikirim pada 11 Januari 2011 di Pelangi

Sosok Perempuan…

            Perbincangan tentang perempuan ibarat mata air yang tidak pernah kering, dan selalu menarik untuk di bahas. Banyak stigma negatif yang dilekatkan padanya. Perempuan sering dianggap sebagai manusia yang lemah, di remehkan dan di tindas. Bahkan di tuding sebagai penggoda laki-laki. Di tengah tudingan dan stigma tadi, tidak sedikit perempuan yang kebingungan mencari jati dirinya.

            Tawaran sosok perempuanpun datang silih berganti. Nah siapakah sebenarnya perempuan itu? Seperti apakah sosok perempuan sejati? Dan apa perannya dalam kehidupan?

Potensi Sukses Setiap muslimah

            Islam telah menggariskan tentang siapa perempuan,dan apa peran yang harus di jalaninya. Sebagaimana halnya dengan laki-laki,perempuan adalah makhluk ciptaan Allah. Untuk menjalani kehidupannya, Allah membekali perempuan dengan seperangkat potensi kehidupan yang terdiri dari naluri-naluri, kebutuhan jasmani dan akal.

            Dengan akalnya perempuan mampu memahami petunjuk dari Allah SWT dalam Alquran dan As-sunah. Dengan petunjuk dari Allah SWT, seorang muslimah mampu memecahkan masalah-masalah kehidupannya dengan baik dan terarah. Keimanannya kepada allah telah mendorongnya menjadikan aturan-aturan allah sebagai metode yang benar dan tepat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaninya dan memuaskan naluri-nalurinya. Baik naluri beragama, naluri mempertahankan diri maupun naluri untuk melanjutkan keturunan.

            Oleh karena itu, agar seorang muslimah mampu meraih potensi dalam hidupnya Ia harus memiliki dorongan yang kuat untuk hidup yang lebih  baik.  Ia  harus memiliki  kesungguhan  untuk menggali dan mengembangkan kemampuan diri. Ia juga harus memiliki daya tahan untuk tidak mudah putus asa apalagi menyerah pada keadaan.

Muslimah Berprestasi

            Lalu seperti apakah muslimah berprestasi? Muslimah berprestasi adalah mereka yang mampu melaksakan dengan ikhlas dan sempurna peran-peran yang di tetapkan Allah. Atas dirinya di dunia dan siap mempertanggung jawabkannya di akhirat kelak. Dengan pandangan inilah seorang muslimah akan meraih prestasi-prestasi terbaik dalam kehidupannya di hadapan tuhan kelak.

Prestasi Utama Muslimah

            Islam telah menempatkan perempuan pada dua peran penting dan strategis. Pertama sebagai ibu bagi generasi masa depan, dan sebagai pengelola Rumah Tangga suaminya. Melalui sabdanya Rasulullah Muhammad SAW telah menempatkan peran keibuan dan pengelola rumah tangga sebagai peran utama kaum wanita. “Seorang Wanita adalah pengurus rumah tangga suaminya dan anak-anaknya,dan ia akan diminta pertanggung jawaban atas kepengurusannya.” ( H.R Muslim).

            Dengan demikian, islam telah menjadikan ibu dan pengelola rumah tangga yang berkualitas tinggi sebagai prestasi utama yang harus dicapai oleh seorang muslimah dalam hidupnya.

Menjadi Ibu Berkualitas

            Sebagai ibu,Seorang muslimah memiliki tanggung jawab yang harus ia tunaikan terhadap anak-anaknya, seperti memelihara kandungan, melahirkan, menyusui, merawat dan menstimulir perkembangan bayi dan mengajari anak-anaknya.

Memiliki Kecerdasan Spiritual

Muslimah    berkualitas    adalah    ibu    yang memiliki kecerdasan spiritual, yang menyadari hubungan dirinya dengan Allah. Ia menyadari sepenuhnya bahwa dirinya diciptakan oleh allah untuk memerankan diri sebagai ibu terbaik bagi anak-anaknya, dan untuk itu semua hanya ridha allah yang diharapkan.

Berkepribadian Islam yang Tangguh

            Muslimah berkualitas akan memiliki kepribadian islam yang tangguh dan mulia.berlandaskan aqidah islam. Cara berfikir dan tingkah lakunya senantiasa diarahkan oleh aturan-aturan islam.

Menyadari anak sebagai aset generasi mendatang

            Anak yang berkualitas akan tercermin pada dirinya pribadi yang beriman, taat beribadah, berakhlak terpuji, kuat pendirian, pandai bergaulm lemah lembut, punya kepedulian terhadap masyarakat dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang di hadapinya. Untuk itulah ia akan menggunakan seluruh potensi terbaiknya untuk menjalankan peran keibuannya.

Menguasai Konsep Mendidik Anak

            Agar dapat mendidik anak, seorang muslimah harus mengetahui dan menguasai konsep pendidikan anak, memahami arah dan tujuan mendidik anak dan mengetahui persoalan teknis praktis dalam mendidik anaknya. Dengan menanamkan aqidah islam, anak akan memiliki pola fakir yang islami, seorang ibu berkualitas harus mampu mengarahkan, mengendalikan, dan mengembangkan keinginan-keinginan anak sesuai dengan tuntunan islam. Ia juga mengenal potensi anak dengan mengamati penampakan yang muncul dari tindakan-tindakan anak. Dengan cara ini dia bisa melihat peluang yang bisa dikembangkan pada diri anaknya.

Berkomunikasi dengan anak secara baik

            Kemampuan berkomunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangat penting dalam proses pendidikan anak. Anak akan merekam kata-kata dan gaya bahasa sang ibu. Muslimah berprestasi tidak akan mengabaikan komunikasi yang baik dengan anaknya. Karena masa kanak-kanak adalah momentum berharga untuk membangun pondasi bahasa dan komunikasi anak.

Kreatif dalam Keterbatasan

            Setiap  manusia    memiliki     keterbatasan. Demikian pula halnya pada seorang ibu. Namun muslimah yang cerdas dan berkualitas akan menyikapi segala keterbatasan yang ada baik materi, waktu, tenaga dll, dengan cara yang tenang. Ia tidak akan menjadikan keterbatasannya sebagai manusia sebagai penghalang untuk berprestasi. Baginya keterbatasan adalah sebagai pendorong untuk lebih kreatif dalam menyelesaikan persoalannya. dengan keyakinan kuat bahwa allah akan memberikannya kemudahan ketika ia berupaya mengikuti tuntunanNya.

Pengelola Rumah Tangga Berkualitas

            Bagi muslimah berkualitas, peran sebagai pengatur rumah tangga suaminya akan menjadi prioritasnya juga. Ia akan membuat rumah suaminya laksana surga, tempat yang nyaman dan menyenangkan. Ia akan mengatur rumah menjadi rumah yang sehat, bersih, rapi, segar, dan selalu siap dengan fasilitas-fasilitasnya. untuk makan, minum, membersihkan diri, dan beristirahat. Dalam suasana yang nyaman dan menentramkan, setiap anggota keluarga akan mampu memupuk motivasi dan semangat untuk kembali berjuang menegakkan kebangkitan islam di masyarakat.

Kriteria Muslimah Berprestasi

            Kriteria Muslimah berprestasi di ukur dari keberhasilannya menjalani dua peran yang telah ditetapkan islam baginya, peran sebagai ibu dan pengatur rumah tangga, dan peran sebagai bagian dari masyarakat. Kedua peran ini harus mampu dijalankannya sekaligus secara optimal, dengan hasil yang optimal.

            Dengan demikian muslimah berprestasi adalah:

  1. Muslimah yang sukses sebagai istri, yang mampu melayani suami dan mengelola rumah tangganya dengan baik.
  2. Muslimah yang sukses sebagai ibu, yang memelihara kandungan, merawat bayi, mengasuh anak di usia dini serta memdidik mereka , sehingga menjadi anak yang berkarakter muslim yang baik.
  3. Muslimah yang sujses menjalani peran di masyarakat, baik yang wajib ataupun yang mubah, selama tidak melalaikan tugas utamanya sebagai seorang ibu dan pengatur rumah tangga.

Mencetak Muslimah Berprestasi

            Untuk mewujudkan muslimah-muslimah berprestasi, yakni menjadi ibu dan pengatur rumah tangga yang cerdas harus diupayakan proses pembinaan kepribadian islam kepada para muslimah. Pada     dasarnya     pembinaan      kepribadian     harus memperhatikan dua aspek.

1.      Aspek Aqliyah ( Pola Fikir ) Diantara cara untuk meningkatkan kualitas Aqliyah Islamiyah seorang muslimah adalah dengan banyak memasukkan informasi ke dalam otak melalui banyak membaca buku-buku islam, banyak bertanya dan mendiskusikan segala peristiwa yang terjadi, berlatih menganalisa setiap peristiwa dan memberikan solusi sesuai dengan pemikiran dan hukum islam, rajin menambah wawasan melalui forum diskusi, seminar, training, workshop dll tentang bagaimana menjadi ibu dan pengatur rumah tangga yang baik.

2.      Aspek Nafsiyah ( Pola Perilaku ) Diantara cara untuk meningkatkan kualitas Nafsiyah Islamiyah seorang muslimah adalah Meningkatkan frekuensi ibadah dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada allah seperti memperbanyak shalat sunnah, membaca alquran dan banyak bersedekah. Memupuk rasa tawakal kepada allah dengan cara meyakini sepenuhnya semua sifat-sifat allah. Senantiasa mengevaluasi diri apakah tindakannya sudah sesuai dengan perintah allah atau belum. Istiqomah dalam memberikan yang terbaik untuk islam dan kaum muslimin melalui ketekunannya dalam suatu bidang yang paling dikuasainya.

Inilah langkah-langkah yang dapat ditempuh seorang muslimah untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri agar ia mampu menjadi muslimah yang berprestasi.

 



Dikirim pada 11 Januari 2011 di Pelangi
comments powered by Disqus
Profile

Seorang muslimah yang sedang bermujahadah untuk memperbaiki diri dan berbuat yang terbaik. More About me

Page
Tag
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 225.043 kali


connect with ABATASA