0
Dikirim pada 08 November 2010 di Pelangi
Perbincangan tentang perempuan selalu menarik untuk di bahas, segala apapun yang menyangkut tentang makhluk tuhan yang satu ini seperti magnet, selalu memiliki daya tarik tersendiri. Jika di ibaratkan seorang perempuan hidup di peradaban no maden, maka dia bagaikan bunga di tengah hutan belantara dan jika dia berada di peradaban kota, maka dia bagaikan bunga di tengah taman. Ya, peradaban kita menjadi indah karena kita ber-empuan pada perempuan. Sebab perempuan seperti kata Hamka adalah per-empu-an atau tempat bersandar. Sebab perempuan seperti kata quran adalah tempat kita menemukan ketenangan.
           
            Namun siapakah sebenarnya perempuan itu? Dan apa peranannya dalam kehidupan?
            Allah berfirman “ Dan apabila seseorang dari mereka di beri kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak,di sebabkan buruknya berita yang di sampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukan akan menguburnya kedalam tanah (hidup-hidup)?ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu” ( QS An-nahl :58-59 ) 
 
Ayat diatas menggambarkan salah satu dari masyarakat jahiliyah (sebelum datangnya islam) bahwa sangat merendahkan derajat kaum perempuan. Wajah mereka sinis dan penuh kebencian setiap kali melihat anak perempuan. Mereka memandang kehadiran perempuan sebagai beban. Mereka menganggap bahwa perempuan tidak produktif. Tapi tatkala islam datang, dihapuskanlah penindasan terhadap perempuan. Islam datang untuk memanusiakan perempuan. Allah juga menyebutkan bahwa pada prinsip kemanusiaan, perempuan adalah mitra   laki - laki.   Sebagaimana    perempuan   sama dengan laki-laki dalam perolehan pahala dan siksa atas suatu perbuatan. 
 
Perempuan menyimpan potensi yang sangat besar, fitrah perempuan yang tenang dan membimbing, bisa membantu dalam mendidik generasi serta membangun sebuah bangsa, bahkan dunia. Bila perempuan dalam satu daerah itu rusak, maka kaum itu bisa rusak dan hancur pula.
 
Lalu bagaimanakah islam mengatur seorang perempuan? Dalam islam, seorang perempuan atau muslimah sedikitnya memiliki 4 kewajiban besar dalam hidupnya.
 
1.Hamba Allah
    Seorang muslimah berkewajiban untuk senantiasa meningkatkan keimanan kepada allah. Dia akan berusaha menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan allah. Diapun berusaha untuk membingkai dirinya dengan kepribadian dan akhlak islami. Dia menyadari bahwa kehidupan dunia ini hanya sementara sehingga dia tidak mudah terjerumus dalam kehidupan dunia. Dia malah menjadikan kehidupan dunia untuk persiapan akhiratnya.
 
2.Keluarga
-Sebagai seorang anak seorang muslimah harus taat kepada kedua orang tuanya sepanjang hal-hal yang di perintahkannya itu tidak menyimpang dari agama.
-Sebagai kakak / adik, seorang muslimah harus menyayangi saudara kandungnya dan berusaha membimbing mereka ke jalan allah.
 
3.Rumah Tangga
   Dalam kehidupan rumah tangga, seorang istri bersama suaminya berusaha untuk membangun keluarga yang diliputi sakinah, mawaddah, rahmah. Dia harus bisa mengelola rumah tangganya   dengan    baik   dan   menjadikannya sebagai tempat yang menentramkan bagi penghuninya.Sebagai ibu dari anak-anaknya, seorang muslimah berkewajiban untuk merawat, mendidik dan membentuk kepribadian anaknya sehingga tumbuh menjadi generasi muslim yang tangguh.Sebagai pendamping suami, seorang istri menjadi partner bagi suaminya. Seorang istri senantiasa mengingatkan suami untuk selalu taat pada allah, mendampinginya di segala kondisi, mendukung pendapatnya selama masih sesuai dengan syariat islam, dan mendorongnya untuk selalu istiqamah di jalan allah. 
 
4.Saudara dalam masyarakat
    Seorang muslimah membina hubungan baik dengan masyarakat dan siap memberikan bantuan bila di butuhkan dan memenuhi apa yang menjadi hak bagi orang lain. Seorang muslimah harus melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan berusaha membimbing masyarakat supaya mereka mau menerapkan nilai-nilai islam didalam kehidupannya. Seorang muslimah juga dapat berkiprah di masyarakat dengan kemampuan dan kelebihannya. Tidak ada larangan bagi seorang muslimah untuk bekerja dan beraktivitas sepanjang tidak meninggalkan tanggung jawab keluarga. 
 
Saudariku, semoga allah memilih kita memasuki surganya. Sesungguhnya saat ini surga tengah berhias menanti kalian wahai kaum perempuan, sebagaimana surga berhias menanti kaum laki-laki. Khusus untuk kaum perempuan, Rasulullah SAW bersabda: “Jika seorang perempuan shalat lima waktu dan puasa di bulan ramadhan dan memelihara kemaluannya, lalu ia menaati suaminya, akan dikatakan kepadanya masuklah engkau kedalam surga dari pintu manapun engkau mau”
 
Suatu ketika, aisyah istri rasulullah pernah mengatakan dengan bangga, perempuan-perempuan shalihat di dunia akan berkata pada bidadari surga “ kami melakukan shalat sedangkan kalian tidak, kami berpuasa sedangkan kalian tidak melakukannya, kami bershadaqah sedangkan kalian tidak, kami perempuan shalihat didunia, mengalahkan bidadari surga “
 
Saat Allah menciptakan perempuan, Allah membuatnya menjadi sangat utama. Allah ciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Allah berikan perempuan kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya. Allah berikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada perempuan, Allah berikan kesabaran,untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Allah berikan perempuan, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap.
 
Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Allah berikan perempuan kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Allah berikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. Dan, akhirnya, Allah berikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus di berikan-Nya kepada perempuan, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki perempuan, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan.
 
Itulah pesona pribadi yang lahir dari seorang perempuan yang tulus, tak pernah lekang oleh waktu, tak pernah lekang oleh usia, sekalipun usia makin lapuk, jika pesona kepribadian itu sudah melekat dalam dirinya, pesona bathiniyah itu akan terus memancar lewat seraut wajah yang tampak, lewat tindakan, ucapan, tindakan juga perbuatan seorang muslimah.
 
Akhirnya, menjadi seorang perempuan dambaan islam, bukanlah langkah yang ringan, sangat memerlukan kesungguhan, keteguhan, keikhlasan dan pengorbanan.
 
Saudariku, Mutiara-Mutiara yang memancarkan pesona indah itu telah berkilauan sejak masa keislaman mulai merebak ditengah sebagian besar wanita jahiliyyah pada saat itu. Sarah Istri Ibrahim adalah seorang istri yang memiliki Kecantikan yang Luar Biasa, namun tenang dalam menghadapi cobaan, penuh tawakal kepada Allah, pintar dalam memahami resiko yang dihadapi, sehingga Allahpun memuliakan Sarah Istri Ibrahim. Begitu pula Hajar Ibu Ismail, Khadijah, Fatimah Az Zahra dll.. Pesona ?Pribadi? mereka tetap harum dan terkenang sampai sekarang, walau mereka sudah tiada, bahkan diabadikan dalam hadits. Wallahu a’lam.

 



Dikirim pada 08 November 2010 di Pelangi
comments powered by Disqus
Profile

Seorang muslimah yang sedang bermujahadah untuk memperbaiki diri dan berbuat yang terbaik. More About me

Page
Tag
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 225.053 kali


connect with ABATASA